Desain Marmer untuk Dapur yang Mewah di Rumah Anda | Jual Marmer Import, Granit Import, Harga Marmer Import Italy, Marmer Italy,Marmer Import,

Slider Background

Desain Marmer untuk Dapur yang Mewah di Rumah Anda

Tuesday, 4 July 2017

Desain Marmer untuk Dapur yang Mewah di Rumah Anda

Desain marmer untuk dapur sudah banyak diterapkan oleh masyarakat, terutama untuk kalangan menengah ke atas. Marmer memang merupakan salah satu bahan batuan yang tepat untuk menghiasi rumah, termasuk bagian dapur. Marmer pada dapur akan memberikan kesan yang unik dan mewah. Apalagi jika marmer tersebut diolah agar selalu mengkilap dan terjaga kualitasnya. Pasti dapur akan menjadi spot terbaik dari dalam rumah.

Desain Marmer untuk Dapur di Rumah
Walaupun harga marmer meja dapur per meter terbilang cukup mahal, namun masih banyak orang yang memang ingin menghiasi dapurnya dengan marmer, entah itu marmer murni, atau marmer kombinasi. Perletakannya pun bervariasi. Ada yang hanya menempatkan marmer sebagai bahan pelapis lantai di dapur. Ada juga yang menempatkan marmer sebagai bahan pelapis meja dan dinding dapur.

Beberapa marmer telah dikombinasikan dengan bahan lain seperti granit. Hal ini tidak mengubah kemewahan marmer, dan justru bisa membuat marmer bisa lebih bertahan lama. Bahan kombinasi inilah yang sering digunakan di bagian dapur, mengingat dapur adalah tempat untuk mengolah makanan dan sudah pasti akan sering terjadi noda di area tersebut. Penggunaan bahan kombinasi marmer akan lebih mengurangi risiko rusaknya marmer karena noda membandel.

Namun, jika ingin menerapkan marmer sebagai bahan pelapis di dapur, ada baiknya memahami terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannya agar tidak terjadi kekecewaan di kemudian hari. Berikut ini penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan menggunakan marmer untuk dapur.
Kelebihan Menggunakan Marmer untuk Dapur
Adapun beberapa kelebihan menggunakan bahan marmer untuk dapur adalah sebagai berikut.
1.      Menciptakan detail yang mewah
Marmer memang terkenal sebagai bahan yang mewah dan elegan. Dimanapun marmer dipasang, maka tampilannya memang akan memberikan detail yang mewah. Apalagi jika marmer diolah dan dipoles agar tampul lebih maksimal dan berkilau, maka kemewahannya akan selalu terpacar. Marmer yang dijadikan bahan pelapis model meja dapur sederhana pun juga akan memberikan kesan yang mewah. Hal ini tentu bisa meningkatkan suasana dan nuansa yang ada pada dapur, sehingga dapur menjadi tempat yang bukan hanya nyaman untuk memasak, melainkan juga nyaman untuk dipandang.
2.      Bahan marmer mudah dipotong
Marmer adalah batuan alami yang mudah dipotong. Oleh karena itu, proses penerapannya untuk dapur sangat mudah dan fleksibel, mengingat dalam dapur ada beberapa detail yang perlu diperhatikan. Proses pemotongan marmer yang mudah ini secara tidak langsung juga memberikan keleluasaan dalam memilih atau menentukan desain yang sesuai dengan selera penghuni rumah, tanpa perlu cemas jika nanti terjadi kerusakan pada marmer akibat poses pemotongannya.
3.      Daya tahan tinggi
Marmer juga merupakan bahan pelapis dengan daya tahan yang tinggi dan memiliki kekuatan yang tinggi, sehingga tidak perlu cemas akan terjadi pengikisan permukaan jika dapur digunakan secara terus menerus setiap harinya.
4.      Tahan panas
Marmer terbentuk di alam karena berbagai tekanan dan suhu yang tinggi dari inti bumi. Itulah yang menjadikan marmer sebagai bahan yang sangat tahan terhadap panas. Sifat ini tentu sangat cocok diterapkan di dapur, mengingat dapur adalah tempat memasak yang pasti membutuhkan api yang bersuhu tinggi.
Kekurangan Menggunakan Marmer untuk Dapur
Tidak ada bahan yang sempurna, termasuk marmer. Beberapa kekurangan dari menggunakan marmer sebagai bahan pelapis dapur adalah sebagai berikut.
1.      Rawan gores
Kelemahan marmer yang paling dikhawatirkan adalah ketidakmampuannya untuk menangkal goresan. Marmer yang dibersihkan dengan cara yang salah pun bisa berisiko memiliki goresan yang halus. Oleh karena itu, jika memang ingin memasang marmer sebagai bahan pelapis di dapur, ada baiknya selalu berhati-hati saat menggunakan pisau atau peralatan masak lainnya. Hal ini dimaksudkan agar marmer tidak mudah terkena goresan dari aktifitas di dapur.
2.      Pewarnaan
Marmer yang memiliki pori-pori dan memiliki daya porisitas rentan menyerap berbagai noda yang berada di atas permukaannya. Noda yang tidak segera dibersihkan akan menyebabkan penyerapan. Akibatnya warna marmer bisa jadi berubah. Atau bisa juga muncul bercak-bercak pada marmer karena bekas noda yang ada. Oleh karena itu, kebersihan marmer harus selalu dijaga supaya warna alami marmer tetap sama rata dan terjaga keindahannya.
3.      Perbaikan
Marmer dapur minimalis yang rusak, bukan tidak bisa diperbaiki. Namun, jika ada kerusakan pada marmer, perbaikan akan dilakukan dengan cara yang cukup rumit. Perbaikan marmer membutuhkan beberapa teknik khusus dengan peralatan dan bahan yang khusus juga. Oleh karena itu, untuk meminimalkan perbaikan pada marmer, usahakan agar marmer selalu terjaga kualitasnya, baik itu dari warna maupun dari kondisi fisiknya.

Itulah penjelasan mengenai desain marmer untuk dapur dan beberapa kelebihan serta kekurangannya yang bisa dijadikan bahan pertimbangan. Semoga bermanfaat.
« PREV
NEXT »

No comments

Post a comment